Teknologi - Posluhdes Karangtawang -->
Terbaru
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 September 2019

Matikan Microphone agar ketika Meeting Conference tidak berisik

Matikan Microphone agar ketika Meeting Conference tidak berisik
Tampilan Softfoundry VMEET Pro ketika posisi Online dan standby sebelum menerima undangan conference

Hari ini (16 September 2019) Dapat Invite dari VMeet Bapak Maman Darmawan yang di operatorkan oleh Bapak Kosasih Odang atau lebih mesra di panggil "Abah Odang".

Hari ini Abah Odang memberikan informasi "mungkin" mengenai JAMBORE POSLUHDES. kenapa Admin bilang "Mungkin", karena sepanjang Abah Odang berbicara di Conference tadi, admin dan dapat di pastikan tidak semua mendengar dengan jelas karena terdapat banyak suara yang sangat berisik.

Namun Admin merasa risih karena mendapati begitu ramai yang tidak mematikan Microphone sehingga pada saat menerima Invite (undangan) Conference dari Chairman yaitu Abah Odang yang menggunakan akun Bapak Maman Darmawan terdengar begitu brisik dan terkesan kurang profesional dalam menghadapi Meeting (rapat) via Conference.

Oleh demikian, disini admin memberikan saran agar semua peserta Meeting yang mendapat undangan Meeting Conference agar mematikan Microphonenya sebelum menerima undangan VMeet Conference.

Admin sangat maklum Komputer Posluhdes bagi masing-masing desa di posisikan di tempat yang berbeda-beda mengikuti kebijakan masing-masing Desa. Mungkin bisa saja memanfaatkan ruangan milik Pemdes atau ruangan publik milik desa bahkan ada yang POS Penyuluhan Desa-nya di tempatkan di rumah admin Posluh nya untuk keamanan fasilitas sepeti komputer misalnya...

Oleh itu kadang tidak dapat menghindari suara-suara yang datang dari pihak ketiga ketia beradsa bersama dalam satu ruangan.

Oleh itu disini admin ingin memberikan Tips agar kita mematikan Microphone sebelum "hadiri" VMeet Conference. Dengan mematikan Microphone juga secara tidak lansung kita juga sudah menghemat bandwidth (Kecepatan Upload/Download) akses baik dari sisi pengguna ke server, juga dari sisi server ke pengguna. Bagi yang menggunakan Kuota Data (Bukan Optik seperti Indihome atau lainya), ini sangat membantu menghemat kuota.


Begini cara mematikan  Microphone

Gambar cara menampilkan My Local Video (video camera kita sendiri)

Ikuti langkah gambar di atas 1,2 dan 3... Ini bertujuan My Local Video atau video camera kita sendiri akan di tampilkan seperti gambar dibawah...

Gambar Microphone di coret menandakan Microphone sudah non aktif.

Pastikan Microphone sudah dalam kedaaan seperti gambar diatas ini. Jika belum, silahkan klik gambar Microphone agar posisi Microphone dalam posisi mute/disable (mati).

Dan silahkan aktifkan kembali apabila anda/desa anda di panggil oleh Chairman (Moderator) untuk berbicara. dan tetap posisi matikan microphone juga hanya dalam posisi menyimak pembicaraan.

Hal ini harus dilakukan agar tidak terjadi gangguan atau bentrokan suara ketika Moderator atau Narasumber sedang berbicara/presentasi dan sebagainya.

Selain itu seperti sudah dijelaskan diatas, mematikan microphone dalam sebuah meeting conference sama halnnya seolah anda sedang menghadri sebuah rapat, dan anda diam sambil mendengarkan.

Semoga info dan saran serta Tips ini bermanfaat buat semua, Wassalam'mualaikum.....

Sabtu, 07 September 2019

Setelah Aplikasi Jarkomluhdes, Aplikasi Posluhdes Karangtawang meluncur...

Setelah Aplikasi Jarkomluhdes, Aplikasi Posluhdes Karangtawang meluncur...
Situs Blog Posluhdes Karangtawang meluncurkan versi Android

Dengan suksesnya Aplikasi JAKOMLUHDES, Tim IT sekaligus pengembang Aplikasi meluncurkan Aplikasi Posluhdes Karangtawang.

Kurang lebih sama dengan Aplikasi Jarkomluhdes, Aplikasi ini juga layaknya single-frame ke situs Posluhdes Karangtawang yang anda akses sekarang, dimana biasanya lansung di akses dengan browser (aplikasi penelusur web) HP seperti Google Chrome, Opera dan lainya sebagainya.

Namun beberapa kendala bagi pengguna Android dimana banyak diantaranya browser itu telah terinfeksi virus dan malware karena digunakan juga untuk mengakses situs-situs lain sehingga kesulitan untuk mengakses situs blog Posluhdes Karangtawang ini.

Dengan salah satu hasil evaluasi tersebut, Tim IT Posluhdes Karangtawang, Kec/Kab. Kuningan berinisiatif untuk membuat aplikasi ini agar lebih mudah di akses secara lansung hanya dengan satu aplikasi yang sederhana dan cukup ringan.

Aplikasi ini cukup ringan, hanya berukuran 912KB (tidak sampai 1 MB) sehingga ramah ruangan penyimpanan HP dan tidak membebankan penggunanya.

Aplikasi ini juga sudah terinteregasi Android Signature sehingga mudah dikenali oleh berbagai merk HP android dan stabil di versi android versi Jelly Bean (4.x.x) dan keatas.

Selain itu aplikasi ini tidak mempunyai hak akses ke ranah privasi seperti menggunakan Akses Camera, Akses ke Buku Kontak dan lain sebagainya.

Silahkan Download melalui link dibawah dan install lansung ke perangkat Android anda.




Jika terdapat kendala atau notifikasi sewaktu instalasi, begini caranya...

Jika semasa proses instalasi mendapat notifikasi:
"Aplikasi Sumber Tidak di Kenal" maka silahkan aktifkan agar mengijinkan menginstall aplikasi tersebut.
Terkadang akan keluar notifikasi Google Play Protect atau Proteksi Google Play, maka pilihlah menu "TETAP INSTALL".

Hal ini dikerenakan aplikasi ini belum terdaftar di Google Play Store sehingga pihak Google memberitahukan kepada anda bahwa aplikasi ini belum di verifikasi oleh Google secara resmi. Untuk info lanjut tentang Google Play Protect, silah baca disini.

Semoga Aplikasi ini bermanfaat dan jika ada kritik dan saran silahkan komen di bawah postingan ini. Kami sangat menghargai masukan dari semua rekan-rekan pertanian, Dinas Pertanian Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi Jawa Barat terutama semua yang tergabung dalam jaringan JARKOMLUHDES.

Tidak ketinggalan inisiasi dan dukungan oleh Pemerintah Desa Karangtawang yang memberikan dukungan berupa akses Internet yang tanpa batas dalam proses membantu menjayakan semua program.

Semoga bermanfaat, Salam Maju Pertanian!

Jumat, 06 September 2019

Aplikasi Jarkomluhdes versi Android siap di Download

Aplikasi Jarkomluhdes versi Android siap di Download


Kini JARKOMLUHDES semakin dekat dengan Penyuluh bahkan kepada petani secara lansung hanya dengan sekali klik!

Setelah menghabiskan waktu hampir satu minggu akhirnya Aplikasi ini siap di Download untuk di gunakan.

Aplikasi Jarkomluhdes adalah single-frame dari situs Jarkomluhdes.id dimana biasanya lansung di akses dengan browser (aplikasi penelusur web) HP seperti Google Chrome, Opera dan lainya sebagainya.

Namun beberapa kendala bagi pengguna Android dimana banyak diantaranya browser itu telah terinfeksi virus dan malware karena digunakan juga untuk mengakses situs-situs lain sehingga kesulitan untuk mengakses situs JARKOMLUHDES.

Dengan salah satu hasil evaluasi tersebut, Tim IT Posluhdes Karangtawang, Kec/Kab. Kuningan berinisiatif untuk membuat aplikasi ini agar lebih mudah di akses secara lansung hanya dengan satu aplikasi yang sederhana dan cukup ringan.

Aplikasi ini cukup ringan, hanya berukuran 905KB (tidak sampai 1 MB) sehingga ramah ruangan penyimpanan HP dan tidak membebankan penggunanya.

Aplikasi ini juga sudah terinteregasi Android Signature sehingga mudah dikenali oleh berbagai merk HP android dan stabil di versi android versi Jelly Bean (4.x.x) dan keatas.

Selain itu aplikasi ini tidak mempunyai hak akses ke ranah privasi seperti menggunakan Akses Camera, Akses ke Buku Kontak dan lain sebagainya.

Beberapa Tampilan JARKOMLUHDES


Silahkan Download melalui link dibawah dan install lansung ke perangkat Android anda.




Jika terdapat kendala atau notifikasi sewaktu instalasi, begini caranya...

Jika semasa proses instalasi mendapat notifikasi:
"Aplikasi Sumber Tidak di Kenal" maka silahkan aktifkan agar mengijinkan menginstall aplikasi tersebut.
Terkadang akan keluar notifikasi Google Play Protect atau Proteksi Google Play, maka pilihlah menu "TETAP INSTALL".

Hal ini dikerenakan aplikasi ini belum terdaftar di Google Play Store sehingga pihak Google memberitahukan kepada anda bahwa aplikasi ini belum di verifikasi oleh Google secara resmi. Untuk info lanjut tentang Google Play Protect, silah baca disini.

Semoga Aplikasi ini bermanfaat dan jika ada kritik dan saran silahkan komen di bawah postingan ini. Kami sangat menghargai masukan dari semua rekan-rekan pertanian, Dinas Pertanian Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi Jawa Barat terutama semua yang tergabung dalam jaringan JARKOMLUHDES.

Tidak ketinggalan inisiasi dan dukungan oleh Pemerintah Desa Karangtawang yang memberikan dukungan berupa akses Internet yang tanpa batas dalam proses membantu menjayakan semua program.

Semoga bermanfaat, Salam Maju Pertanian!

Selasa, 27 Agustus 2019

Drone teknologi untuk pertanian Agrobisnis menjadikan petani lebih produktif

Drone teknologi untuk pertanian Agrobisnis menjadikan petani lebih produktif
Teknologi Drone untuk Pertanian

Pesawat terbang tanpa awak atau lebih umum disebut UAV, quadcopters atau drone lainnya. Pesawat ini biasanya dilengkapi dengan perangkat flight control autopilot menggunakan GPS dan kamera standar yang dikendalikan oleh perangkat autopilot itu sendiri menggunakan waypoint yg sudah di tetapkan melalui ground controll dari darat bisa membuat foto udara untuk peta kontur atau gambar dengan resolusi yang tinggi. Sedangkan pesawat yang dikendalikan radio controll perlu diterbangkan oleh pilot dari darat.

Munculnya pesawat uav yang kecil, murah, dan mudah digunakan ini disebabkan oleh kemajuan teknologi yang luar biasa seperti yang sudah kita bahas di awal topik sensor MEMS kecil (akselerometer, gyros, magnetometer, dan sensor tekanan ), modul GPS kecil, prosesor yang selalu di tingkatkan, dan berbagai macam fitur modul radio pemetaan digital Semua komponen tersebut sekarang semakin baik dan murah dengan kecepatan procesor yang belum pernah dibuat sebelumnya, berkat penggunaannya di smartphone dan skala ekonomi luar biasa dari hal tersebut. Di inti pesawat tak berawak, autopilot menjalankan perangkat lunak khusus seperti openpilot seringkali firmware program bersifat open source.

Gambar ini merupakan salah satu contoh hasil pencitraan sensor NDVI melalui UAV

Drone pertanian dapat memberi petani tiga jenis bantuan yang sangat ber faedah, Pertama, melihat hasil panen dari udara dapat mengungkapkan pola yang mengekspos segala sesuatu mulai dari masalah irigasi hingga variasi tanah dan bahkan mencegah serangan hama dan jamur yang terkadang tidak tampak . Kedua, kamera udara dapat mengambil gambar multispektral, menangkap data dari spektrum inframerah dan visual, yang dapat dikombinasikan untuk menciptakan tampilan tanaman yang menyoroti perbedaan antara tumbuhan sehat dan tertekan dengan cara yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang Akhirnya, pesawat tak berawak bisa melakukan survei panen setiap minggu, setiap hari, atau bahkan setiap jamnya. citra itu dapat menunjukkan perubahan pada tanaman, menunjukkan titik-titik masalah atau peluang pengelolaan tanaman yang lebih baik kedepanya .


Era Pertanian Modern dengan Teknologi drone

Ini adalah bagian dari zaman menuju pertanian berbasis digital. seperti juga Peternakan saat ini yang sudah berubah karena hadirnya ilmu teknik, hasil otomatisasi dan inovasi lainnya yang dirancang untuk menumbuhkan lebih banyak makanan dengan sedikit persalinan. Traktor secara otonom menanam benih dalam jarak beberapa sentimeter dari lokasi target mereka, dan pemanen yang dipandu oleh GPS menuai hasil panen dengan akurasi yang sama. Jaringan nirkabel yang ekstensif mengembalikan data tentang hidrasi tanah dan juga faktor lingkungan ke server yang jauh untuk dianalisis. Tapi bagaimana jika kita bisa menambahkan kemampuan ini kemampuan untuk menilai kadar air tanah secara lebih komprehensif, menjadi lebih detail dalam kemampuan kita untuk mengenali masalah irigasi dan hama, dan mendapatkan pengertian umum tentang keadaan pertanian kita, setiap hari atau bahkan setiap jam? hal ini tentu membawa pengaruh sangat besar terhadap kehidupak manusia di masa depan dalam hal pengolahan dan penyediaan bahan pangan.

Drone kini bukan hanya sebagai alat mainan, namun bisa menjadi alat bantu pertanian.


Drone pertanian atau Pesawat UAV fixed wing untuk Agribisnis??

Gambar diatas merupakan contoh drone pertanian jenis sprayer  yang mempunyai spesifik purpose untuk melakukan spraying pestisida atau bisa juga untuk pemupukan secara langsung ke tanaman di jalurnya dapat terbang dengan cara automatic waypoint maupun dengan meggunakan radio controller lebih cocok jika digunakan untuk lahan pertanian yang tidak terlalu luas Berbeda dengan fixed-wing uav, Multicopter seperti DJI, atau multicopter buatan sendiri untuk agriculture terkadang mempunyai daya angkat yang kurang serta endurance lebih kecil, kecuali jika sudah dilakukan improvisasi terhadap drone pertanian ini sendiri meski demikian harga multicopter lebih murah ketimbang fixed wing untuk hal semacam itu kami juga menyediakan multicopter spesial purpose seperti heavylift maupun untuk survey agriculture

Sedangkan Fixed wing drone seperti RAPID AgEagle, PrecisionHawk Lancaster dan SenseFly eBee SQ sering disukai oleh petani karena mereka dapat menjangkau lebih banyak area dan menghabiskan lebih banyak  waktu di udara daripada platform multi-rotor seperti DJI Phantom namun sering kali di bandrol dengan harga yang lebih mahal daripada multicopter.


Sumber: Buaya-instrument.com

Senin, 15 Juli 2019

Vmeet PRO adalah Program Konferensi Video Jarkomluhdes membantu penyuluh pertanian Indonesia

Vmeet PRO adalah Program Konferensi Video Jarkomluhdes membantu penyuluh pertanian Indonesia
Vmeet-Pro digunakan oleh Pemprov Jabar untuk menyelenggarakan program Deskpilkada

Vmeet PRO
adalah program konferensi video (video conference) yang dikembangkan oleh perusahaan digital media bernama Softfoundry yang berbasis di Singapura. Selain di Singapura, VMeet PRO juga tersedia di Indonesia (https://vmeetconference.com/id/)

Berbeda dari program video conference kebanyakan yang berada dipasaran (seperti Yahoo Messenger) yang digunakan untuk keperluan personal, VMeet PRO didesain sebagai program video conference yang mampu digunakan oleh banyak orang sekaligus namun dengan penggunaan bandwith yang rendah karena adanya penggunaan Vmeet PRO Codec Video SFDV++. Menggunakan enkripsi AES 256 untuk menjaga keamanan video conference yang dilakukan.

Saat ini ada banyak aplikasi chatting dan video call yang tersedia di pasaran. Mayoritas aplikasi chatting dan video call memang diperuntukkan bagi perorangan. Penggunaannya yang mudah dan fleksibel membuat pengguna tergila-gila dengan fitur yang disediakan.

Begitu juga dengan sistem video conference yang dibuat untuk menunjang aktivitas bisnis dan perusahaan skala besar serta Instansi Pemerintah dan organisasinya.

Kegiatan Konferensi Video Jarkomluhdes bersama Penyuluh dari Provinsi Jawa Barat

Saat ini Posluhdes Karangtawang yang tergabung dalam kegiatan penyuluhan dari berbagai desa di Jawa Barat aktif menggunakan VMeet PRO sebagai alat penunjang program Jarkomluhdes (http://jarkomluhdes.id) dimana dengan bantuan alat seperti VMeet PRO, Para Penyuluh mampu saling berbagi informasi lebih akurat dengan interaksi seakan bertatap muka secara lansung.

Selain untuk perangkat computer atau laptop, Vmeet Softfoundry juga bisa dijalankan pada perangkat mobile Anda. Lalu apa saja kelebihan Vmeet Softfoundry yang bisa Anda rasakan

Vmeet-Pro digunakan oleh Pemprov Jabar untuk menyelenggarakan program Deskpilkada

Terdapat berbagai macam fitur dalam aplikasi VMeet video conference, diantaranya adalah:

  • Video call dan video conference
  • Whiteboard Online presentation telepresence
  • Chatting Video Call
  • File sharing (file, image dan video)
  • Vote
Video call dan video conference

Karena diperuntukkan kepada para pebisnis dan perusahaan besar, Vmeet Softfoundry dapat menunjang aktivitas video conference dengan banyak peserta. Sebuah conference bisa menampung hingga 81 orang dalam sekali tayang. Conference yang berlangsung juga bisa di-setting agar fleksibel dengan komunikasi satu arah atupun komunikasi dua arah.

Komunikasi satu arah biasanya cocok untuk menayangkan acara seminar jarak jauh yang terbagi diberbagai daerah. Chairman sebagai pusat acara bisa men-setting tampilan agar setiap peserta hanya melihat kegiatan di sana saja. Walau begitu, peserta lainnya tetap dapat melakukan komunikasi dengan melakukan  “raise hand” dan moderator Vmeet software akan memfasilitasinya.

Sedangkan, untuk komunikasi satu arah Vmeet Softfoundry bisa digunakan dalam kegiatan kuliah jarak jauh. Setiap peserta dapat melihat peserta lain dan bisa saling berkomunikasi langsung layaknya di dalam sebuah kelas perkuliahan.

Tidak lupa juga, Vmeet Softfoundry juga bisa digunakan untuk video call antar dua orang saja.


Whiteboard Online presentation telepresence

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, Vmeet software dapat digunakan dalam kegiatan perkuliahan. Salah satu fitur yang sangat membantu kegiatan ini adalah online presentation. Dosen sebagai pengajarnya cukup mengupload bahan presentasi dari Power Point saja. Setelah itu proses perkuliahan pun bisa dimulai.

Selama presentasi berlangsung, dosen ataupun mahasiswa bisa menambahkan gambar atau penanda pada slide presentasi. Fitur ini sangat memudahkan untuk melakukan diskusi tentang materi tertentu.


Chatting Video Call

Semua aplikasi video call pasti menyediakan fitur chatting juga. Tidak hanya untuk obrolan dua orang saja, tapi juga bisa untuk obrolan dengan banyak orang. Seperti di dalam seminar atau perkuliahan jarak jauh, sesama peserta bisa melakukan chatting untuk berdiskusi.


File sharing (file, image dan video)

Vmeet Softfoundry menanamkan fitur file sharing untuk memudahkan penggunanya berbagi file. Fitur ini sangat berguna bagi peserta kuliah online. Setelah selesai, dosen bisa mengupload materi kuliah yang kemudian dikirim secara otomatis kepada pada mahasiswanya. Setiap mahasiswa bisa mendownload dan menyimpannya di perangkat masing-masing.

Fitur file sharing di Vmeet Softfoundry bisa digunakan untuk mengirim berbagai macam file. Seperti gambar, file dokumen pdf, excel, maupun power point dengan kapasitas yang cukup besar. Mengirim pesan atau file di Vmeet software semudah mengirim email.


Vote

Pemilihan Suara melalui Vmeet Softfoundry juga bisa dilakukan ketika moderator melakukan pemilihan suara dalam sebuah perbincangan multi-user dengan meminta audience untuk memilih.

Dan ada akaan datang VMeet mungkin akan lebih banyak diintergrasi dengan pelbagai fitur menarik lainya untuk kemudahan penggunanya.

Senin, 08 Juli 2019

Program JARKOMLUHDES Dinas Pertanian Jawa Barat

Program JARKOMLUHDES Dinas Pertanian Jawa Barat
Aplikasi Program JARKOMLUHDES

Tanggal 14 Februari 2018 merupakan hari bersejarah bagi masyarakat desa di provinsi Jawa Barat. Setelah melalui proses eksplorasi, kajian, dan diskusi berkesinambungan dengan sejumlah Posluhdes selama 12 bulan, maka akhirnya program inovatif berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk penyuluhan pedesaan, yaitu JARKOMLUHDES, diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Bapak Ahmad Heryawan.


Ada 2 (dua) komponen penting dalam Jarkomluhdes, yaitu input data kegiatan pertanian dan program tatap muka jarak jauh (video conference). Output yang diharapkan adalah informasi berupa potensi pertanian desa, hasil panen, dan harga2 yang berlaku di tingkat desa. Informasi ini akan memberikan masukan kepada Pemprov dan Pemkab untuk mengamat isituasi dan kondisi terkini di pedesaan serta mengantisipasi fluktuasi harga komoditas pertanian yang bisa merugikan para petani.

Tampilan JARKOMLUHDES per Kabupaten

Tampilan JARKOMLUHDES harga aktual pertahunan
Tabel Grafik turun-naik JARKOMLUHDES per Tahunan

Selain informasi tersebut, program Jarkomluhdes juga menghadirkan tatap muka jarak jauh yang bisa dimanfaatkan untuk saling berbagi informasi dan pengetahuan di tingkat petani serta mendukung program Penyuluhan Online, yang bisa menghemat waktu, tenaga, dan biaya bagi para penyuluh. Program Penyuluhan Online ini telah dimulai pada bulan April 2018, mulai hari Senin – Jumat, dengan jadwal yang disesuaikan untuk masing2 wilayah.

Gubernur JawaBarat Sedang Melakukan Koordinasi Menggunakan video conference Vmeet Pro Indonesia

Ada 375 Posluhdes (Pos Penyuluhan Desa) yang menerima bantuan dari Provinsi Jawa Barat pada tahun 2017 lalu. Pada saat acara peresmian oleh Gubernur tersebut, juga dilaksanakan kegiatan video conference dengan program VMeet PRO dengan 100+ Posluhdes yang sudah menerima bantuan. Pada umumnya, para Posluhdes merasakan manfaat dari kegiatan Jarkomluhdes tersebut, khususnya saling berbagi antar Posluhdes (lintas kabupaten) dan interaksi dengan provinsi dan kabupaten.

Diharapkan, setelah kegiatan input data bisa berjalan secara kontiniu (oleh para Posluhdes), Program Jarkomluhdes ini bisa memberikan hasil yang bermanfaat berupa data2 terkini di tingkat desa, kegiatan penyuluhan yang lebih efektif & efisien, serta peningkatan wawasan para petani terhadap teknologi informasi dan komunikasi terkini untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan para petani.

Senin, 01 Juli 2019

Mengenal Internet of Things di Dunia Pertanian

Aplikasi IoT dalam pertanian

Internet of Things atau IoT merupakan konsep yang menghubungkan manusia dan peralatan disekitarnya dengan menggunakan internet.

Tujuannya untuk memperluas pemanfaatan konektivitas internet yang tersambung secara terus menerus sehingga bisa digunakan dalam berbagi data atau remote pada benda nyata, seperti bahan pangan, elektronik, peralatan apa saja, bahkan mahluk hidup yang ditanamkan sensor.

Meskipun terdengar seperti cerita fiksi, namun konsep ini sudah bisa kita manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, ketika remote AC atau televisi rusak, ternyata bisa digantikan oleh smartphone yang sudah diinstall aplikasi remote tersebut. Selama di dalam peralatan terdapat sensor yang terhubung dengan internet, maka peralatan tersebut bisa dikendalikan dengan sebuah aplikasi.


Lantas bagaimana dengan IoT di dunia pertanian?

Perkembangan teknologi pertanian didorong untuk terus meningkatkan efisiensi. Teknologi pertanian sebenarnya sudah menjadi standar sejak ratusan tahun lalu. Hal ini bisa dilihat sejak revolusi industri pada tahun 1800, dimana pupuk kimia dan traktor bertenaga gas mulai digunakan. Perkembangan teknologi semakin pesat hingga tahun 1900an ketika petani sudah mulai menggunakan satelit dalam mengawasi lahan pertanian.

IoT dapat mempermudah pengawasan lahan produksi hanya dalam genggaman atau melalui smartphone. Dengan IoT ini perkembangan teknologi pertanian melangkah ke jenjang selanjutnya. Penggunaan IoT bisa mewujudkan pertanian presisi dan pertanian pintar. Penggunaan sensor yang ditetapkan di lahan pertanian memungkinkan petani mendapatkan informasi detail topografi, tingkat kesuburan, keasaman hingga suhu tanah, bahkan bisa mengukur cuaca dan memprediksi pola cuaca untuk beberapa hari mendatang.

Informasi tersebut merupakan variabel penting dalam mengatur pertumbuhan tanaman. Dengan mengetahui informasi secara akurat, petani dapat memberikan tindakan tepat, jumlah takaran pemupukan antar titik tanam bisa berbeda menyesuaikan kondisi tanah terhadap kebutuhan pemupukan. Titik kering yang membutuhkan pengairan bisa cepat terdeteksi dan segera dilakukan pengairan secara tepat.

Traktor-traktor bisa dihubungkan dengan satelit, sehingga bisa memetakan dan memberikan data suatu lahan dan prediksi hasil panen. Penggunaan drone untuk mengawasi lahan secara praktis, melakukan pemupukan dan penyemprotan pestisida. Dengan IoT peralatan tersebut bisa dikontrol melalui smartphone, sehingga petani bisa melakukan pekerjaan lainnya.

Tidak hanya di lahan produksi, perkembangan IoT untuk pasca panen pun sudah diterapkan. Beberapa supermarket modern sudah menerapkan IoT dalam kemasan produknya. Hanya dengan menscan QR Code pada kemasan melalui smartphone, konsumen dapat mengetahui detail informasi produk mulai dari harga, mutu produk hingga informasi petani sebagai produsen.

Mengutip laman businessinsider.com, Amerika Serikat (AS) memimpin dunia dalam pertanian cerdas IoT ini. AS melakukan efisiensi sehingga mampu menghasilkan 7.3 ton/ha serealia (seperti gandum, beras, jagung, barley dll) jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata global 3.8 ton/ha serealia. Diperkirakan efisiensi AS akan meningkat dalam beberapa dekade mendatang karena pertanian menjadi lebih terhubung.

Lalu, bagaiman dengan IoT di Indonesia sendiri?

Sumber: Benih Pertiwi

Kamis, 27 Juni 2019

Revolusi Industri 4.0 Sektor Pertanian, Petani Gunakan Remote Control saat Panen

Mentan Revolusi Industri 4.0 (Photo oleh Dok. Kementerian Pertanian)

Pertanian tak mungkin bisa mencukupi kebutuhan penduduk yang terus bertambah tanpa teknologi. Kementerian Pertanian (Kementan) berinisiatif menggenjot produktivitas pertanian dengan meluncurkan Revolusi Industri 4.0 di bidang pertanian untuk menjawab tantangan.

"Dunia saat ini telah memasuki era revolusi industri yang ke-empat atau disebut juga Industri 4.0, ditandai dengan penggunaan mesin-mesin otomasi yang terintegrasi dengan jaringan internet. Sektor pertanian juga perlu beradaptasi untuk menjawab tantangan ke depan. Ke depan olah lahan, tanam, panen hingga pengolahan dilakukan menggunakan remote control dari rumah," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (28/9/2018).

Amran juga menyampaikan mekanisasi pertanian merupakan salah satu komponen penting untuk pertanian modern dalam mencapai target swasembada pangan berkelanjutan. Inovasi dan pemanfaatannya oleh petani perlu terus didorong. Amran menyatakan anggaran Kementerian Pertanian untuk mekanisasi dan bantual alat mesin pertanian (Alsintan) saat ini sudah naik 2.000%.

Amran menjelaskan, ada lima teknologi utama yang menopang implementasi Industri 4.0, yaitu: Internet of Things, Artificial Intelligence, Human-Machine Interface, teknologi robotic dan sensor, serta teknologi 3D Printing. Kesemuanya itu mentransformasi cara manusia berinteraksi hingga pada level yang paling mendasar, juga diarahkan untuk efisiensi dan daya saing industri.

"Melalui implementasi Industri 4.0 disektor pertanian, diharapkan proses usahatani menjadi semakin efisien, sehingga terjadi efisiensi, peningkatan produktivitas, dan daya saing," jelas Amran menyambut peta jalan Making Indonesia 4.0 yang sebelumnya telah diluncurkan Presiden Joko Widodo. "Jika dulu tanam 1 hektare butuh Rp2 juta, kini ditekan lewat mekanisasi pertanian jadi Rp1 juta. Jika diterapkan 16 juta lahan pertanian, sudah hemat 16 triliun. Itu baru dari sisi tanam, belum panen dan sebagainya," tambah Amran.


Inovasi Untuk Produktivitas dan Daya Saing

Amran mengatakan, untuk mendukung revolusi industri 4.0, sektor pertanian yang akan datang sedang bereksperimen dengan model dan inovasi bisnis baru, yaitu: pertanian presisi, pertanian vertikal, pertanian pintar (smart farming). Data besar, sensor dan drone, alat analisis, internet pertanian dan otomatisasi alsintan adalah beberapa teknologi yang mendukung industri 4.0. Pemanfaatan Internet of Thing (IoT) dalam Internet Pertanian adalah untuk meng-connect benda-benda sekitar kita dengan internet melalui smarphone maupun gadget lainnya.

Hal tersebut melengkapi dan mengembangkan praktek pertanian modern yang selama ini sudah dijalankan termasuk dalam pemanfaatan irigasi, pengolahan lahan, penggunaan pupuk dan pestisida, pengembangan varietas tanaman baru, pengolahan pasca panen, hingga pemasaran.

Amran menyatakan, kementeriannya melalui Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) juga telah mendukung pengembangan Industri 4.0 dengan memanfaatkan teknologi-teknologi cloud computing, mobile internet dan mesin cerdas (artificial intelligence), kemudian digabung menjadi generasi baru yang dimanfaatkan untuk menggerakkan traktor sehingga mampu beroperasi tanpa operator (autonomous tractor), pesawat drone untuk deteksi unsur hara, dan robot grafting.

Pada acara tersebut, Balitangtan meluncurkan teknologi yang dikembangkan dengan kombinasi antara teknologi cloud computing dengan mobile internet, yaitu: UPJA Smart Mobile dan SAPA MEKTAN. UPJA Smart Mobile adalah aplikasi android yang digunakan untuk melakukan usaha jasa pengolahan tanah, jasa irigasi, jasa penanaman padi, jasa panen padi, jasa penggilingan padi, jasa jual benih, jasa jual gabah, jasa pelatihan untuk operator alsintan, perawatan dan perbaikan alsintan, dan jasa penjualan suku cadang alsintan.

"Sementara, SAPA MEKTAN adalah aplikasi administrasi pengujian alsintan online berbasis android dan berbasis web yang digunakan di Laboratorium Penguji BBP Mektan," ujar Amran.

Peluncuran inovasi teknologi mekanisasi lainnya yang dihasilkan Balitbangtan, antara lain: Smart irrigation, smart green house, telescoping boom sprayer, mobile dryer, rice Upland Seeder by Farm Dozer, jarwo riding transplanter, penanam benih padi, alsin penanam tebu dan pemasang drip line irigasi, dan kandang ayam close system mendukung Program Bekerja (Bedah Kemiskinan, Rakyat Sejahtera).

"Semua inovasi teknologi Badan Litbang yang dilaunching hari ini diharapkan diadopsi dan diproduksi massal oleh para perusahaan alsintan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas usahatani sehingga mampu meningkatkan produksi usahatani dan kesejahteraan petani," jelas Amran.

Amran mengakui peran perakayasa sangat penting, maka sejak awal kepemimpinannya, ia mendorong 1.128 peneliti Balitbangtan untuk melakukan inovasi dengan memberikan insentif berupa royalti. Amran juga meminta sejumlah stakeholder penting termasuk sejumlah kepala daerah, Kepala Pusat Bidang Diklat BPPT, Kepala PUSPIPTEK dan perwakilan dari sejumlah kampus, Perusahaan Alsintan, dan Para Perekayasa untuk mendorong sektor pertanian lebih berdaya saing.

Sumber: Okefinance

Tips

[Tips][recentbylabel2]

Produksi

[Produksi][recentbylabel2]
Notifikasi :
Selamat Datang di situs web Posluhdes Karangtawang.
Semoga bermanfaat untuk semua pengunjung!
OK