Produksi - Posluhdes Karangtawang -->
Terbaru
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Produksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Produksi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Agustus 2019

Cepat Kaya dengan Bisnis Bibit Tanaman. Permintaan Tinggi dan Laku Keras

Cepat Kaya dengan Bisnis Bibit Tanaman. Permintaan Tinggi dan Laku Keras
Bibit Tanaman 
Tak banyak yang tahu bisnis aneka bibit tanaman buah dan sayur-mayur sangat menjanjikan. Bibit tanaman yang berusia paling muda tiga minggu itu ternyata banyak diminati masyarakat, terutama petani, baik yang berskala besar maupun yang sekadar hobi untuk ditanam di pekarangan/halaman rumah.

Mereka membeli bibit tanaman di tempat yang menyediakan aneka bibit unggul atau pilihan yang berusia minimal tiga minggu.

Pemilik Central Argo Tani Suparman SP, misalnya, setiap hari bibit tanaman yang terjual antara 30-50 kotak, yang masing-masing kotak berisi 400 pohon bibit tanaman. Itu berarti, setiap hari bibit tanaman yang laku terjual antara 12.000 hingga 20.000 pohon.

"Banyak yang membeli terutama petani di sekitar sini maupun dari wilayah Gunungkidul dan Bantul. Setiap hari terjual antara 30 sampai 50 kotak, masing-masing kotak berisi 400 pohon," kata Suparman ketika ditemui harianbernas.com di tempat penjualan bibit di Jalan Tajem Pertigaan Babadan, Desa Wedomartani, Kec Ngemplak, Sabtu (4/6) pagi.

Menurut Suparman, harga setiap bibit tanaman tergantung jenis tanaman. Untuk cabai rawit dijual dengan harga 150/pohon dengan usia 3 minggu, terong Rp 110/pohon, tomat Rp 150/biji, pepaya Thailand Rp 1.500/pohon, pepaya California Rp 2.500/pohon. Selain bibit tanaman tersebut, Suparman juga menjual bibit tanaman jahe, sawi, bayem, kubis dan sebagainya.

Bibit Tanaman
Bila rata-rata terjual 20.000 bibit tanaman setiap hari dengan harga rata-rata Rp 100/pohon maka Suparman berhasil meraup hasil kotor Rp 2 juta per hari atau Rp 60 juta per bulan. Itu baru bibit tanaman. Padahal Suparman juga menjual aneka pupuk dan obat tanaman di kios yang berada bersebelahan dengan tempat jualan bibit tanaman.

Rosid, karyawan Central Agro Tani 2 yang ditemui Harian Bernas mengaku, setiap hari pasti ada yang datang membeli bibit tanaman tersebut. Mereka berasal dari Kab. Gunungkidul, Kab. Bantul, Kab. Kulonprogo maupun dari Kab Sleman. Bibit tanaman tersebut disemai di Secang, Magelang, lalu dibawa ke Sleman untuk dipasarkan. Selain di Babadan, Suparman juga memasarkan aneka bibit tamanan tersebut di Jalan Palagan Km 4 Perempatan Balong, Kec. Ngaglik, Kab. Sleman.

Suparman mengaku saat ini banyak petani yang menggeluti usaha bibit tanaman. Hal ini terjadi karena peluang bisnis tanaman sangat menjanjikan seiring dengan makin banyak orang yang melirik bidang pertanian sebagai lahan bisnis.

Salah seorang pembeli bibit tanaman di Central Agro Tani 2 milik Suparman, Sugeng Winoto yang ditemui Harian Bernas saat membeli tambahan 100 pohon bibit tanaman cabai rawit mengaku, ia lebih memilih membeli bibit tanaman yang sudah jadi ketimbang menanam benih sendiri.

Selama ini, ia memanfaatkan lahan seluas 750 meter persegi di Dusun Karanganyar, Desa Wedomartani, Kec Ngemplak, untuk ditanami aneka tanaman secara bergantian.

"Saat ini lahan saya tanami tanaman lombok karena harga lombok sedang tinggi. Usia tanaman lombok hingga panen hanya 3 bulan sehingga hasilnya cepat didapat," kata Sugeng Winoto yang sudah 15 tahun menjadi petani itu.

Dikatakan, dari lahan seluas 750 meter persegi itu ia bisa mendapakan hasil panen lomboh antara 4 sampai 5 kuintal. Sugeng mengaku menanaman tanaman secara bergantian untuk menghindari kejenuhan dan mecegah hama yang menyerang tanaman. Meski harga lombok saat ini naik-turun atau tidak stabul, Sugeng mengaku tetap menanam lombok karena selalu dibutuhkan masyarakat. "Meski harganya murah saya tetap mendapat untung meskipun untungnya kecil," kata Sugeng sambil memilih bibit tanaman cabai yang sehat dan segar.


Sumber: HarianBernas.com

Jumat, 26 Juli 2019

Inilah Daftar Makanan Ringan dari Singkong untuk Bisnis dan Cemilan

Inilah Daftar Makanan Ringan dari Singkong untuk Bisnis dan Cemilan
Ada banyak cara kreasi makanan berbahan dasar Singkong

Singkong
, makanan yang satu ini dapat dijadikan sebagai pengganti nasi karena kerbohidratnya dan daunnya bisa dijadikan sayur. Kadar gizinya juga cukup lengkap. Dalam 100 gram singkong terdapat kalori sebanyak 121 kal, air 62,5 gram, fosfor 40 gram, kalsium, 33 miligram, karbohidrat 34 gram, vitamin C 30 gram, protein 1,2 gram, besi 0,7 miligram, lemak 0,3 gram dan vitamin B1 0,01 miligram.

Sedangkan dalam daun singkong terdapat protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin A dan vitamin C Singkong ini sangat enak dijadikan berbagai macam makanan ringan. Ada banyak jenis makanan ringan yang dapat diolah dari singkong.

Berikut di bawah ini Kreasi makanan yang di olah berbahan dasar singkong.


Keripik Singkong

Keripik Singkong (gambar oleh sajiansedap.com)

Makanan ringan pertama yang dapat dibuat dari singkong adalah keripik singkong. Makanan yang satu ini sangat cocok dijadikan sebagai cemilan saat kumpul bersama keluarga, menonton televisi dan saat-saat bersantai. Keripik singkong biasanya diberi bumbu rasa keju, barbeque dan masih banyak lagi yang membuat rasanya semakin enak.

Keripik singkong ini juga cocok untuk dijadikan sebagai bisnis. Bahkan sempat ada keripik singkong pedas yang menjadi sangat populer. Keripik singkong ini memiliki beberapa tingkat level kepedasan yang memiliki logo emak-emak berkonde.

Promosi yang dilakukan adalah melalui twitter dan penjualannya melalui para reseller menggunakan mobil yang berhenti di suatu tempat yang oleh pemilik brand  ini diberi istilah “gentayangan”.

Setiap ada mobil yang menjual produk ini “gentayangan” maka akun Twitter dari produk ini akan update status tentang lokasi dari mobil yang “gentayangan” tersebut. Namun sekarang, produk ini sudah dijual di minimarket yang tersebar di Indonesia.


Singkong Goreng

Singkong Goreng (gambar oleh sajiansedap.com)

Makanan ringan dari singkong lainnya adalah singkong goreng. Proses pembuatan dari singkong goreng ini relatif lebih mudah daripada keripik singkong. Singkong goreng juga cocok untuk disantap saat santai atau saat menonton televisi. Singkong goreng juga bisa ditambahkan bumbu keju, barbeque, pizza, dll sesuai selera untuk menambah cita rasa seperti pada keripik singkong.


Tape atau Peuyeum

Tape atau Peuyeum (gambar oleh buruan.co)

Kalo di Bandung, tape singkong dikenal dengan nama peuyeum. Tape merupakan makanan yang terbuat dari singkong yang difermentasi. Tape tidak hanya terbuat dari singkong tapi juga ada tape yang terbuat dari ketan. Rasanya yang manis dan sedikit asam menjadi ciri khas rasa yang melekat pada tape.

Cara membuat tape secara garis besar adalah pertama-tama kupas singkong, lalu cuci singkong hingga bersih menggunakan air yang mengalir dan kukus singkong hingga matang. Biarkan singkong hingga dingin lalu berilah ragi. Tutup singkong yang telah diberi ragi menggunakan daun pisang dan diamkan 2 hari 2 malam.

Singkon yang sudah diolah menjadi tape pun bisa diolah lagi menjadi tape goreng, bolu tape, puding tape, es tape, kolak tape dan masih banyak lagi sehingga tape ini dapat menjadi cemilan enak atau menu makanan penutup anda.


Comro atau Gemet

Comro atau Gemet (gambar oleh apasih)

Makanan ringan selanjutnya yang dapat diolah dari tape adalah comro. Comro ini merupakan makanan khas Bandung yang cukup populer. Nama comro sendiri diambil dari singkatan “oncom di jero” yang merupakan bahasa Sunda yang artinya adalah oncom di dalam. Comro sangat enak dinikmati saat masih hangat.


Misro

Misro (gambar oleh cookpad.com)

Kalo tadi comro, sekaranga ada misro. Misro ini sangat mirip dengan comro. Yang membedakan misro dengan comro hanyalah isinya. Comro diisi dengan oncom sedangkan misro diisi dengan gula jawa.

Misro merupakan singkatan dari “amis di jero” yang memiliki arti manis di dalam. Biasanya para penjual gorengan membedakan misro dengan comro dengan membuat bentuk yang berbeda. Misro dibuat dalam bentuk lonjong sedangkan comro dibuat dalam bentuk pipih.


Getuk

Getuk (gambar oleh travelingyuk.com)

Getuk adalah makanan ringan yang dibuat dari singkong. Getuk ini mudah ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Biasanya getuk dijadikan sebagai oleh-oleh atau juga bisa dijadikan sebagai cemilan. Pembuatan getuk adalah getuk direbus lalu dihaluskan dengan cara digiling. Supaya lebih nikmat, getuk dihidangkan dengan parutan kelapa.


Singkong Bakar

Singkong Bakar (gambar oleh cookpad.com)

Selain digoreng, singkong juga sangat nikmat jika dibakar. Setelah matang, anda dapat menikmati singkong bakar ini dengan bumbu seperti pada keripik singkong atau singkong goreng. Singkong bakar sangat nikmat dimakan saat malam hari bersama orang-orang terdekat kita.


Singkong Rebus

Singkong Rebus

Makanan ringan dari singkong selanjutnya yang dapat diolah dari singkong adalah singkong rebus. Membuat singkong rebus relatif lebih mudah daripada membuat singkong bakar. Selain lebih mudah, singkong rebus juga lebih sehat daripada singkong bakar. Singkong rebus paling enak dimakan dengan tambahan parutan keju atau gula aren yang telah dicairkan.


Donat Singkong

Donat Singkong (gambar oleh rancahpost.com)

Donat adalah makanan ringan yang digoreng yang dibuat dari adonan tepung terigu, telur, gula dan mentega. Donat paling banyak dibuat dengan lubang di tengah. Donat yang pertama kali ditemukan juga memiliki lubang di tengah karena ditemukan bagian tengah yang tidak matang. Seiring perkembangan zaman, sekarang donat juga ada yang tanpa lubang dengan berbagai macam isi seperti selai coklat, stroberi, blueberry, dll.

Jika anda memiliki singkong di rumah, anda dapat menambahkannya sebagai bahan dari pembuatan donat. Untuk proses pembuatannya hampir sama seperti membuat donat pada umumnya namun terdapat penambahan singkong pada adonan.


Kolak Singkong

Kolak Singkong (gambar oleh grid.id)

Kolak singkong dapat menjadi menu makanan ringan dari singkong untuk berbuka puasa. Bagi anda yang memiliki stok singkong banyak di Bulan Ramadhan, mengolahnya menjadi kolak singkong dapat menjadi pilihan yang tepat. Cukup siapkan bahan tambahan gula aren cair, santan, kayu manis dan daun pandan.

Jika semua bahan telah siap, masak gula aren cair, kayu manis dan daun pandan hingga panas. Masukkan santan kental dan aduk hingga mendidih. Angkat dan campurkan dengan singkong yang telah direbus. Kolak singkong siap untuk dinikmati. Selain untuk menu buka puasa, kolak singkong juga dapat digunakan untuk menu penutup.


Bolu Singkong Kukus

Bolu Singkong (gambar oleh bukalapak)

Bolu biasanya dihidangkan pada acara istimewa seperti pada resepsi pernikahan atau pesta ulang tahun. Makanan yang berbahan dasar tepung, telur dan gula ini juga dapat dibuat menggunakan bahan tambahan singkong.

Singkong dapat diolah menjadi berbagai macam bolu seperti bolu singkong kukus, bolu singkong keju, bolu singkong pandan, bolu singkong panggang, bolu singkong coklat, bolu singkong susu dan masih banyak lagi.


Klepon Singkong

Klepon Singkong

Klepon merupakan makanan tradisional Indonesia yang masuk dalam kelompok jajanan pasar. Klepon terbuat dari tepung beras ketan dan diisi dengan gula aren cair. Makanan ini memiliki rasa yang menggugah selera. Rasa gurih yang didapat dari tepung ketan beras ditambah dengan rasa manis dari gula aren yang keluar dari klepon yang digigit di dalam mulut membuat siapa saja ketagihan dengan makanan ini.


Bola-Bola Singkong

Bola-bola Singkong (gambar oleh fimela.com)

Makanan ringan dari singkong yang satu ini benar-benar mudah untuk dibuat. Bagi anda yang ingin membuatnya, bahan-bahan yang diperlukan pun sangat sederhana. Cukup siapkan singkong, susu kental manis, meses atau parutan keju untuk taburan sesuai selera dan garam secukupnya.

Jika bahan-bahan telah siap, kupas dan cuci singkong lalu kukus hingga benar-benar empuk. Tumbuk singkong sampai benar-benar halus lalu tambahkan susu kental manis dan sedikit garam. Bulatkan adonan singkong dengan ukuran sesuai selera. Yang terakhir, tambahkan meses atau parutan keju untuk topping sesuai selera.


Sentiling atau Cenil

Sentiling atau Cenil

Sentiling merupakan kue tradisional Indonesia yang termasuk dalam jajanan pasar. Sentiling ini biasanya dibuat dengan warna-warni pelangi ditambah dengan parutan kelapa. Makanan ini memiliki rasa yang manis dengan tekstur yang kenyal ditambah dengan rasa gurih yang didapat dari parutan kelapa.


Kroket Singkong

Kroket Singkong (gambar oleh fimela.com)

Nama kroket diambil dari Bahasa Perancis. Di Indonesia, kroket biasanya terbuat dari kentang yang ditumbuk halus. Isi dari kroket biasanya adalah daging cincang yang dicampur dengan sayuran seperti wortel. Namun untuk kroket singkong ini, bahan baku kentang diganti dengan singkong.

Jadi, bagi anda yang memiliki stok singkong di rumah, membuat kroket singkong dapat dijadikan pilihan untuk menu makan anda.

Itu dia kumpulan makanan ringan yang dapat dibuat menggunakan singkong. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi untuk anda.



Sumber: afikrubik

Rabu, 24 Juli 2019

Produk Kerupuk Seblak Kreasi Makanan Cemilan

Produk Kerupuk Seblak Kreasi Makanan Cemilan
Aneka Kerupuk Seblak Dua Putri

Oleh Ilham Badru Zaman


Memang tidak di pungkiri ada banyak makanan cemilan atau jajanan pasar hasil kreasi ibu rumahtangga yang enak di pasaran. Namun beberapa di antaranya cukup enak dan membuat kita ingin memakanya lagi.

Kreasi Industri jajanan pasar rumahan oleh ibu-ibu rumahtangga adalah salah satu inisiatif warga dalam menunjang atau menambah ekonomi keluarga. Salah satunya Kerupuk Seblak buatan Ibu Iyus Restini dari Desa Karangtawang ini.

Tanpa sengaja penulis melihat makanan ringan yang terlihat gurih dan enak ketika penulis berbelanja di sebuah warung tak jauh dari rumah penulis.
Sambil memesan kopi penulis mencoba Kerupuk Seblak yang menjadi lirikan pandang pertama.
Terdapat dua jenis ukuran bungkusannya, saya mencoba yang kecil. Saya tanyakan kepada Ibu Iyusnya berapa harganya...

"Bu berfapa harga kerupuk ini perbungkusnya?" Sambil membuka bungkus yang kecil dan mulai memakanya.

"Oh yang kecil sebungkus dua ribu, dan yang bungkus besar lima ribu". Jawab si ibu sambil beres-beres warungnya.

Aneka Kerupuk Seblak Dua Putri kreasi Ibu Iyus Restini

Sambil melahap kerupuk tersebut saya mulai merasakan rasa bumbu yang di aduk bersama Kerupuk Seblak tersebut. Tenyata sangat enak dan rasa pedas gurih dan sangat sesuai dimakan bersama nasi atau mie goreng atau makanan lainya.

Sambil menikmatinya saya bertanya kepada si ibu penjual warunngnya,

"Memangnya kerupuk ini terbuat dari apa bu? Enak banget rasanya. Boleh itu jelaskan bagaimana proses pembuatanya, mungkin nanti saya bisa merekomendasikan ke teman-teman yang ingin mencobanya..."

Agak sedikit tertarik untuk menjelaskannya ibu itu mulai bercerita...

Menurut si Ibu warung, kerupuk yang beliau jual tersebut sebenarnya kerupuk yang sudah jadi namun masih mentah. Dan menurut si Ibu, kerupuk itu di olah lagi dengan bumbu-bumbu yang di padukan dengan rasa-rasa pedas, asing dan sedikit manis sehingga ketika dimakan terasa gurih lalu membungkusnya sesuai kebutuhan pembeli.

Tambah si ibu lagi, kalau beliau telah melakukan usaha rumahan dengan sejak lama dan semakin hari ada saja pelanggan yang datang berulang-ulang untuk membelinya.

Sehari si ibu bisa memproduksi lebih 100 bungkus dan kadang jika ada acara kenduri atau hajatan oleh warga, kerupuk seblak ini men jadi salah satu pesanan yang di pesan oleh warga yang mempunyai acara hajatan tersebut.

Tak lupa saya meminta izin kepada ibu warung untuk memphoto kerupuk beliau dan menjelaskan bahwa saya akan menyumbangkan pengalaman ini dalam bentuk tulisan melalui situs blog Posluhdes Karangtawang. Dan si ibu tidak keberatan malah sebaliknya mengucapkan terima kasih karena membantu memediasi kan produk rumahan kerasinya yang enak tersebut.

Bagi yang ingin mencoba bisa lasung ke warung Ibu Iyus Restini di Desa Karangtawang, Dusun Babakan. Atau bisa lansung menghibungi beliau di nomor Telpon/Whatsapp 087847466592

Semoga kedepanya produk-produk hasil kreasi warga ini menjadi contoh yang baik buat para ibu-ibu rumahtangga terutama di perdesaan dimana rata-rata penghasilan warga adalah hasil pertanian.

Tidak mustahil jika produk-produk hasil pertanian lain juga bisa menjadi usaha mandiri warga untuk mampu menyuntik ekonomi dan penghasilan keluarga.

Semoga tulisan ini bermanfaat, Wassalam.

Minggu, 07 Juli 2019

Beras Hitam dengan segala manfaatnya

Beras Hitam dengan segala manfaatnya
Beras Hitam (Photo oleh Regopantes)
Si hitam yang kaya akan manfaat ini adalah Beras Hitam.

Memang beras merah kini mulai jadi primadona sebagai beras sehat. Bahkan keberadaannya sering jadi pilihan menggantikan beras putih. Tapi sebenarnya tak hanya beras merah saja yang punya gizi tinggi, ada manfaat Beras Hitam yang mungkin sebagian orang tak mengetahuinya.

Padahal si beras hitam ini bisa dijadikan menu pengganti nasi putih. Meski belum sepopuler beras merah, tapi manfaat beras hitam tak lagi bisa diremehkan. Jenis beras ini memiliki kualitas bagus.

Melalui artikel ini, Anda akan diajak lebih mengenal lebih dekat apa saja manfaat beras hitam bagi kesehatan sekaligus untuk menunjang diet.

Selayang Pandang
  • Jenis beras yang satu ini mungkin belum sepopuler beras putih atau beras merah. Namun jangan salah, beras hitam merupakan varietas beras unggulan.
  • Beras hitam berbeda dengan ketan hitam. Bulir berasnya hitam lebih berkilau dan berukuran lebih panjang dan langsing.
  • Beras hitam memiliki manfaat gizi yang lebih tinggi dibanding dengan beras putih dan beras merah. Bahkan ketika keduanya digabungkan.
  • Beras hitam kaya akan serat dan mengandung antioksidan, fitonutrien, phytochemical, vitamin E, protein, zat besi serta nutrisi lain yang bermanfaat untuk hati, ginjal dan lambung.
  • Kandungan anthocyanin di dalamnya dipercaya membantu mencegah risiko kanker. Beras ini juga rendah gula dan memiliki nilai glikemik yang rendah sehingga sangat dianjurkan bagi penderita penyakit jantung,  diabetes dan tekanan darah tinggi.
Manfaat Beras Hitam

Beras hitam adalah bahan pangan, bukan obat. Walaupun bisa saja berfungsi obat pada keadaan tertentu. Seperti pangan pada umumnya, khasiatnya lebih kepada pencegahan penyakit dari pada mengobati. Ada pun manfaat utamanya adalah sebagai berikut:

  • Mencegah kanker. Bermanfaat mencegah kanker karena memiliki kandungan antosianin yang tinggi. Berdasarkan banyak riset, antosianin ini merupakan salah satu antioksidan yang sangat kuat. Sebagaimana diketahui secara luas, zat antioksidan berperan aktif untuk mencegah penyakit kanker.
  • Mencegah diabetes. Nilai kalorinya terendah dibanding dengan jenis beras lainnya, yaitu sekitar 362 kcal per 100 gram. Kandungan kalori ini berkaitan erat dengan indeks glikemik. Semakin tinggi indeks glikemik, maka makanan tersebut akan memicu kenaikan gula darah semakin tinggi pula. Sehingga beras ini digolongkan sebagai pangan sehat dan dianjurkan bagi penderita diabetes.
  • Mencegah penyakit jantung.  Beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi. Ini terasa dari rasanya yang sedikit pera, tidak sepulen beras putih. Setiap makanan yang memiliki kada serat tinggi tentu akan berperan aktif memelihara kesehatan jantung Anda.
  • Mencegah penyakit jantung.  Beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi. Ini terasa dari rasanya yang sedikit pera, tidak sepulen beras putih. Setiap makanan yang memiliki kada serat tinggi tentu akan berperan aktif memelihara kesehatan jantung Anda.
  • Obat anemia. Kandungan zat besinya tinggi mencapai 15,52 ppm. Zat besi merupakan salah satu unsur penting dalam pembentukan darah (hemoglobin). Karena itu makanan yang akaya akan zat besi sangat dianjurkan bagi penderita anemia.
  • Anti aging (anti penuaan). Hal ini masih terkait dengan kandungan antioksidan yang berperan dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Sehingga apabila sel-sel tubuh cepat memperbaiki diri, seseorang akan terlihat lebih bugar dan awet muda.

Jenis dan Karakteristik Beras Hitam

Jenis-jenis beras hitam di Indonesia berasal dari “kultivar”* yang beragam. Kebanyakan petani mendapatkannya dari warisan turun-menurun. Sebagian ada yang memurnikannya dari beras hitam yang beredar di pasar.
Benih beras hitam yang beredar di pasaran beberapa diantaranya adalah Cempo Ireng (Kulon Progo, Sleman), Melik (Lereng Gunung Merbabu, Jawa Tengah), Cibeusi (Subang), Toraja (Sulawesi). Jenis-jenis beras hitam tersebut secara umum memiliki karakter fisik sebagai berikut:

  • Bulir beras berwarna hitam. Warna hitam tersebut diatur secara genetik oleh warna aleuron dan komposisi pati dalam endospermia. Aleuron dan endospermia memproduksi antosianin yang menyebabkan warna ungu. Karena tingginya kadar antosianin ini warna ungu menjadi terlihat hitam. Antosianin merupakan zat antioksidan yang diperlukan sebagai anti kanker.
  • Warna gabah cokelat. Meski warna berasnya hitam, kulit gabahnya tetap cokelat seperti padi biasa. Hanya saja pada saat pengisian bulir padi warna gabah akan menghitam, namun akan berubah kembali menjadi cokelat saat matang. Hal ini berbeda dengan ketan hitam yang berkulit gabah hitam juga.
  • Tanamannya berumur panjang. Secara umum kendala pengembangan beras hitam adalah pada umur panen yang panjang  bisa mencapai 200 hari. Namun ada beberapa varietas yang sudah genjah (berumur panen pendek), bisa dipanen dalam 4 bulan. Sayangnya benih tersebut masih sulit ditemukan dan kalaupun ada belum tentu stabil.
  • Postur tanaman tinggi. Beras hitam lokal nusantara postur tanamannya tegap. Tingginya bisa mencapai 2 meter. Namun beberapa persilangan saat ini didapatkan tanaman yang lebih pendek.

Kultivar:  Diartikan sebagai sekelompok tumbuhan yang telah dipilih/diseleksi untuk suatu atau beberapa ciri tertentu yang khas dan dapat dibedakan secara jelas dari kelompok lainnya, serta tetap mempertahankan ciri-ciri khas ini jika diperbanyak dengan cara tertentu, baik secara seksual maupun aseksual (W.T. Stearn, 1986).

Kamis, 27 Juni 2019

Emping Karangtawang Ciri Khas dari Kuningan

Emping Desa Karangtawang ciri khas jika berkunjung ke Kuningan 

Desa Karangtawang, Kabupaten Kuningan, Jawa barat rupanya memiliki oleh-oleh ciri khasnya. Desa ini ternyata terkenal sebagai desa perajin emping melinjo.

Keberadaan emping melinjo ini menjadikan warga masyarakat khususnya kaum ibu bisa ikut meringankan beban ekonomi keluarga.

Hampir setiap rumah mempunyai aktivitas yang sama, yaitu membuat emping melinjo. Pemerintah desa juga berupaya ikut membantu memasarkannya dengan mengikutsertakan ketika ada kegiatan pameran, dan kunjungan tamu baik perorangan mau rombongan.

“Inovasi panganan emping sudah menjadi ciri khas desa kami, jadi pemerintah desa juga fokus ikut serta memasarkan produk ini dalam rangka meningkatkan ekonomi keluarga dan juga desa,” kata Sekretaris Desa Karangtawang, Oleh Solehudin.

Pemasaran emping melinjo warga masyarakat Desa Karangtawang sudah menjangkau ke berbagai daerah di Indonesia, namun untuk permintaan terbanyak masih dari kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Untuk membantu itu, desa akan terus mendukung pengembangan usaha emping melinjo warganya agar terus meningkat dan lebih menyejahterakan secara ekonomi.

Menurut Oleh, masyarakat saat ini bisa dikatakan sejahtera, terlihat dari banyaknya warga yang sudah tidak tergantung lagi kepada program pemerintah yang berupa PKH dan lainnya.

Saat ini, setiap rumah tangga di Desa Karangtawang rata-rata sudah memiliki pekerjaan, baik sebagai perantau maupun berusaha sendiri di rumah.

Sementara warga Desa Karangtawang, Tuti (47) mengaku perekonomian warga sudah mulai membaik, tidak seperti dahulu. Sekarang ibu rumah tangga pun selain bisa mengurus rumah, juga bisa mendapatkan penghasilan dari emping melinjo.

“Alhamdulillah kita dapat membantu ekonomi keluarga tanpa harus meninggalkannya, karena bisa dikerjakan di rumah,” ujar Tuti.

Pemerintah Desa Karangtawang saat ini sedang fokus untuk melakukan pembenahan infrastruktur pertanian dengan berupaya membangun jalan pertanian dan juga irigasi.

“Tahun ini kami sudah mulai membangun jalan pertanian, agar distribusi petani lebih cepat dan mudah,” pungkas Oleh.

Sumber: Jurnal Jabar

Tips

[Tips][recentbylabel2]

Produksi

[Produksi][recentbylabel2]
Notifikasi :
Selamat Datang di situs web Posluhdes Karangtawang.
Semoga bermanfaat untuk semua pengunjung!
OK